Damai Natal Untuk Semua

Natal datang lagi. Masih dengan perdebatan tentang larangan untuk mengucapkan ‘Selamat Natal’, ditambah lagi dengan yang baru, soal penggunaan topi Santa Claus oleh para pegawai mall, restoran, dll, yang bukan umat Kristiani. Entah apakah hal ini hanya terjadi di Indonesia atau ada juga di belahan lain dunia. Toh dengan atau tanpa perdebatan ini-itu, setiap tahunnya Natal tetap datang tepat waktu dengan segala kedamaian dan berkat kebahagiaannya.

Mungkin di tahun-tahun berikutnya, perdebatan-perdebatan serupa masih akan terus ada. Mungkin akan bertambah ragamnya. Tapi mungkin juga justru mereda tanpa sisa. Semoga saja. Yang jelas, saya cuma berharap semua umat Kristiani bisa merayakan Natal dengan damai, tenang, aman dan nyaman saat ini, juga seterusnya, di manapun mereka berada.

Dan semoga damainya bisa membias ke seluruh penjuru, menelusup ke hati setiap manusia, menenangkan carut-marut dunia, menghapus seteru yang disebab beda. Selamat Hari Natal! :)