Di Rekah Langit Yang Sama

Malam menggandakan diri
Panjang dan gemerlapan
Hiruk-pikuk tawa, jerit sukacita
Larut aku di dalamnya

Sesap demi sesap
Tenggak demi tenggak
Lantai berputar dalam putaran
Berayun aku dalam tarian

Terhenti hentakku dalam seulur lengan
Lembut dan nyaman serupa awan
Lantai masih berputar dalam putaran
Aku memejam dalam pelukan

Malam menggandakan diri
Namun hadirnya fajar tak mungkin dipungkiri
Rekah langit yang sama, untuk kali kedua
Terlukis pelan pelangi di kening, seiring mataku terbuka